Thursday, June 5, 2014

ALLAH MENJAWAB AL-FATIHAH KITA

Banyak sekali orang yang cara membacanya tegesa-gesa tanpa spasi, dan seakan-akan ingin cepat menyelesaikan shalatnya. Padahal di saat kita selesai membaca satu ayat dari surah Al-Fatihah tersebut, ALLAH menjawab setiap ucapan kita.

Dalam Sebuah Hadits Qudsi Allah Subhanahu Wata'ala ber-Firman: "Aku membagi shalat menjadi dua bagian, untuk Aku dan untuk Hamba-Ku."

¦ Artinya, tiga ayat di atas Iyyaka Na'budu Wa iyyaka nasta'in adalah
Hak Allah, dan tiga ayat kebawahnya adalah urusan Hamba-Nya.

¦ Ketika Kita mengucapkan "Alhamdulillahi­Rabbil 'alamin".
Allah menjawab: "Hamba-Ku telah memuji-Ku."

¦ Ketika kita mengucapkan "Ar-Rahmanir-Ra­him",
Allah menjawab: "Hamba-Ku telah mengaagungkan-Ku."

¦ Ketika kita mengucapkan "Maliki yaumiddin",
Allah menjawab: "Hamba-Ku memuja-Ku."

¦ Ketika kita mengucapkan “Iyyaka na’ budu wa iyyaka nasta’in”,
Allah menjawab: “Inilah perjanjian antara Aku dan hamba-Ku.”

¦ Ketika kita mengucapkan “Ihdinash shiratal mustaqiim, Shiratalladzina an’amta alaihim ghairil maghdhubi alaihim waladdhooliin.”
Allah menjawab: “Inilah perjanjian antara Aku dan hamba-Ku. Akan Ku penuhi yang ia minta.” (HR. Muslim dan At-Tirmidzi)

¦ Berhentilah sejenak setelah membaca setiap satu ayat.
Rasakanlah jawaban indah dari Allah karena Allah sedang menjawab ucapan kita.

¦ Selanjutnya kita ucapkan "Aamiin" dengan ucapan yang lembut,
sebab Malaikat pun sedang mengucapkan hal yang sama dengan kita.

¦ Barangsiapa yang ucapan “Aamiin-nya” bersamaan dengan para Malaikat,
maka Allah akan memberikan Ampunan kepada-Nya.” (HR. Bukhari, Muslim, Abu Dawud)


Source: Facebook

24 TIPS HIDUP BAHAGIA


Kali ini saya mau nge-share tips-tips hidup bahagia dan damai, langsung aja deh ini tips-tipsnya :')
  1. Jangan membanding-bandingkan diri kita dengan orang lain,
  2. Jangan berpikiran negatif terhadap orang lain,
  3. Jangan mengejek atau merendahkan orang lain,
  4. Jangan melakukan hal dengan emosi,
  5. Jangan suka bergosip hal yang tidak penting,
  6. Jangan suka mengeluh,
  7. Yang lalu, biarlah berlalu jangan diungkit-ungkit,
  8. Jangan membenci,
  9. Hiduplah dengan damai,
  10. Sadari bahwa kebahagiaan berawal dari diri sendiri,
  11. Sadari bahwa hidup adalah proses pembelajaran,
  12. Perbanyaklah tersenyum
  13. Jangan suka ngotot,
  14. Selalulah berkomunikasi kepada orang yang disayang,
  15. Yakinlah Setiap hari adalah hari yg baik,
  16. Maafkan semua orang,
  17. Luangkan waktu untuk orang tua dan hormatilah mereka,
  18. Usahakan membuat orang lain tersenyum,
  19. Jangan mencampuri urusan orang lain,
  20. Beri perhatian terhadap keluarga,
  21. Hargailah orang yang mengasihimu dan menyayangimu,
  22. Jika melihat orang susah, harus saling tolong menolong,
  23. Kuatkan diri untuk selalu bersabar, dan
  24. Yang terakhir paling penting adalah selalu bersyukur atas apa yg diberi oleh Allah pada kita dan yakinlah bahwa Allah selalu memberikan yang terbaik untuk hamba-Nya.

Source: Facebook

KEUTAMAAN ANAK PEREMPUAN


Para orang tua biasanya lebih merasakan kegembiraan yang luar biasa bila melahirkan bayi laki-laki. Padahal semua pemberian baik anak laki-laki atau perempuan harus disyukuri. Dalam sebuah hadist Rasulullah SAW. bersabda, “Apabila seorang anak perempuan lahir, Allah SWT mengirimkan malaikat ke rumah itu. Mereka mendatangi rumah itu dan mendoakan keselamatan ke atas mereka.

Kemudian para malaikat melingkungi bayi perempuan yang baru lahir dengan sayapnya dan membelai kepalanya dengan tangan mereka seraya berkata bahwa ia adalah lemah. Barangsiapa yang memikul tanggung jawab untuk memeliharanya maka ia akan memperoleh rahmat Allah SWT selama ia masih hidup.”[Al-Mujan As-Shaghir li-Thabrani]

Anas bin Malik r.a. meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW. bersabda, “Barangsiapa memelihara dua anak perempuan hingga mencapai akil baligh, maka ia dan aku akan datang pada hari Kiamat seperti ini, beliau lalu mengumpulkan dua jarinya.[HR.Muslim]

Senada dengan hadist di atas ada sebuah hadist dari Aisyah r.a, Aisyah r.a berkata , “Seorang wanita datang kepadaku disertai dua anak perempuannya. Ia meminta shadaqah kepadaku, tetapi ia tidak menemukan sesuatu apapun pada diriku kecuali sebiji kurma. Maka aku berikan kurma itu. Ia menerimanya kemudian membaginya untuk kedua anak perempuannya, ibunya tidak mengambil bagian dari kurma itu. Kemudian ia pergi. Sementara itu Rasulullah SAW. mengunjungiku dan aku menceritakan peristiwa tersebut kepada beliau. Maka Rasulullah SAW.bersabda, “Orang yang memikul tanggung jawab untuk membesarkan anak perempuan dan memperlakukan mereka dengan baik, ia akan memperoleh perlindungan dari neraka jahannam.”(Muttafaqunalaih)
Subhanallah,,,,

Source: Facebook

Publik Dinilai Salah Kaprah Anggap Prabowo Tegas


JAKARTA, Direktur Eksekutif Soegeng Sarjadi School of Government, Fadjroel Rahman, mengaku heran mengapa masyarakat banyak menilai calon presiden nomor urut 1 Prabowo Subianto sebagai sosok yang tegas. Menurutnya, masyarakat sudah salah kaprah dalam menilai ketegasan yang dimiliki seseorang.
"Masyarakat sudah salah kaprah. Mereka tidak terlalu paham apa itu tegas," kata Fadjroel usai rilis survei SSSG, di Hotel Four Season, Jakarta, Kamis (5/6/2014).
Menurut Fadjroel, masyarakat selama ini menilai Prabowo sebagai sosok yang tegas karena latar belakangnya di dunia kemiliteran. Namun, dia menilai, latar belakang militer sebenarnya tidak menjamin apakah seseorang bisa disebut tegas atau tidak.
Selain itu, Fadjroel menilai selama ini ketegasan Prabowo juga banyak dilihat masyarakat dari pidato-pidatonya yang akan menjaga keutuhan NKRI dan melawan bangsa asing. Namun, kata dia, belum ada bukti nyata Prabowo adalah sosok yang tegas.
Fadjroel pun membandingkan sosok Prabowo dengan calon presiden nomor urut 2 Joko Widodo (Jokowi). Menurutnya, ketegasan Jokowi sudah terbukti dengan prestasinya saat menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.
"Dia berani memindahkan PKL Tanah Abang ke Blok G. Dia memindahkan warga yang tinggal di pemukiman liar ke rumah susun. Itu kan namanya berani bertindak dan mengambil keputusan secara tegas, sesuai dengan peraturan yang berlaku," ujar Fadjroel.

Share Kompas.com

Tuesday, June 3, 2014

7 KEDAHSYATAN AYAT KURSI


1). Barang siapa membaca ayat Al-Kursi apabila berbaring di tempat tidurnya, ALLAH SWT mewakilkan 2 orang Malaikat memeliharanya hingga subuh.

2). Barang siapa membaca ayat Al-Kursi diakhir setiap sembahyang Fardhu, dia akan berada dalam lindungan ALLAH SWT hingga sholat yang lain.

3). Barang siapa membaca ayat Al-Kursi diakhir tiap sembahyang, tidak menengah akan dia daripada masuk syurga kecuali maut dan barang siapa membacanya ketika hendak tidur, ALLAH SWT memelihara akan dia ke atas rumahnya, rumah jirannya dan ahli rumah-rumah disekitarnya.

4). Barang siapa membaca ayat Al-Kursi diakhir tiap-tiap sholat fardhu, ALLAH SWT menganugerahkan dia setiap hati orang yang bersyukur, setiap perbuatan orang yang benar, pahala nabi-nabi serta Allah melimpahkan padanya rahmat.

5). Barang siapa membaca ayat Al-Kursi sebelum keluar rumahnya, maka ALLAH SWT mengutuskan 70.000 Malaikat kepadanya mereka semua memohon keampunan dan mendoakan baginya.

6). Barang siapa membaca ayat Al-Kursi diakhir sholat ALLAH SWT akan mengendalikan pengambilan rohnya dan dia adalah seperti orang yang berperang bersama Nabi ALLAH sehingga mati syahid.

7). Barang siapa yang membaca ayat Al-Kursi ketika dalam kesempitan nescaya ALLAH SWT berkenan memberi pertolongan kepadanya.

Source: Facebook

10 WASIAT IMAM SYAFI'I SEBELUM WAFAT


Sebelum Imam Syafi'i pulang ke rahmatullah, beliau sempat berwasiat kepada para muridnya dan ummat
Islam seluruhnya. Berikut ialah kandungan wasiat tersebut:

"Barangsiapa yang ingin meninggalkan dunia dalam keadaan selamat maka hendaklah ia mengamalkan sepuluh perkara."

1. HAK KEPADA DIRI
Mengurangi tidur, mengurangi makan, mengurangi percakapan (yang tidak bermanfaa) dan menerima dengan
ikhlas dengan rezeki yang ada.

2. HAK KEPADA MALAIKAT MAUT
Mengqadhakan kewajiban-kewajiban yang tertinggal, mendapatkan kemaafan dari orang yang kita zalimi,
membuat persediaan untuk mati dan merasa cinta kepada Allah.

3. HAK KEPADA KUBUR
Membuang tabiat suka menabur fitnah, membuang tabiat kencing merata-rata, memperbanyakkan shalat Tahajjud dan membantu orang yang dizalimi.

4. HAK KEPADA MUNKAR DAN NAKIR
Tidak berdusta, berkata benar, meninggalkan maksiat dan nasihat menasihati.

5. HAK KEPADA MIZAN (NERACA TIMBANGAN AMAL PADA HARI KIAMAT)
Menahan kemarahan, banyak berzikir, mengikhlaskan amalan dan sanggup menanggung kesusahan.

6. HAK KEPADA SIRATH (TITIAN YANG MERENTANGI NERAKA PADA HARI AKHIRAT)
Membuang tabiat suka mengumpat, bersikap warak, suka membantu orang beriman dan suka berjemaah.

7. HAK KEPADA MALAIKAT MALIK (PENJAGA NERAKA)
Menangis lantaran takut kepada Allah SWT, berbuat baik kepada ibu bapa bersedekah secara terang-
terangan serta sembunyi dan memperelok akhlak.

8. HAK KEPADA MALAIKAT RIDHWAN (PENJAGA SYURGA)
Berasa ridha dengan Qadha' Allah, bersabar menerima bala, bersyukur atas nikmat Allah dan bertaubat dari
melakukan maksiat.

9. HAK KEPADA NABI MUHAMMAD SAW
Bershalawat atas baginda, berpegang dengan syariat bergantung kepada As-Sunnah (Hadits), menyayangi
para sahabat dan berlomba-lomba dalam mencari keridhaan Allah.

10. HAK KEPADA ALLAH SWT
Mengajak manusia ke arah kebaikan, mencegah manusia dari kemungkaran, menyukai ketaatan dan membenci kemaksiatan.

Jangan Minum Obat dengan Susu!


"Jangan minum obat dengan susu". Kata-kata itu seringkali didengar atau diucapkan oleh masyarakat ketika ingin mengonsumsi obat oral. Kenapa susu tidak boleh dicampur dengan obat?

Obat atau antibiotik yang dikonsumsi secara oral bisa menjadi efektif bagi seseorang jika dikonsumsi dan diserap dengan baik oleh tubuh. Obat oral harus diserap dari saluran pencernaan hingga bisa masuk ke dalam aliran darah lalu dikirim ke daerah yang sakit atau mengalami infeksi untuk pengobatan.

Terdapat berbagai faktor yang mempengaruhi kemampuan tubuh untuk menyerap obat dengan baik, termasuk keasaman relatif di perut, ada atau tidaknya nutrisi lemak atau nutrisi lainnya, serta apakah ada unsur-unsur tertentu di dalam tubuh seperti kalsium.

Seperti dikutip dari Everydayhealth.­com, beberapa obat seperti keluarga antibiotik yang mengandung tetrasiklik akan bereaksi dengan susu. Kalsium yang terdapat dalam susu akan mengikat obat atau antibiotik sehingga mencegah penyerapan obat tersebut di dalam tubuh.

Selain itu ada obat yang baik dikonsumsi sebelum makan ataupun sesudah makan, hal ini disebabkan makanan yang dikonsumsi tersebut bisa mempengaruhi penyerapan obat. Karenanya menjadi hal yang sangat penting untuk mengikuti petunjuk penggunaan yang tertera pada botol atau bungkus obat, serta masyarakat sebaiknya selalu menanyakan kriteria obat yang dikonsumsinya pada apoteker.

Lalu bagaimana dengan minuman lainnya seperti kopi, teh atau jus?
Minuman lainnya seperti kopi, teh, atau jus umumnya mengandung berbagai senyawa seperti kafein yang kemungkinan bisa bereaksi dengan obat yang dikonsumsi sehingga mempengaruhi penyerapannya.

Untuk itu masyarakat selalu disarankan mengonsumsi obat dengan menggunakan air putih yang diketahui tidak memiliki kandungan apapun, sehingga tidak mempengaruhi penyerapan obat. Selain itu air putih bisa membantu melarutkan obat yang dikonsumsi di dalam lambung sehingga proses penyerapannya menjadi lebih baik dan lebih mudah.

Source: Facebook